LABUAN BAJO, Jelajah.co — DPP Relawan PRANTARA Indonesia menyerahkan bantuan logistik kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Manggarai Barat untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, Kamis (3/9/2026).
Bantuan yang diserahkan terdiri dari beras, minyak goreng, gula dan mi sebagai bagian dari kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.
Perwakilan DPP Relawan PRANTARA Indonesia, A. Zahriansyah dan Iwan, menyerahkan bantuan tersebut kepada Ketua PMI Manggarai Barat Yosef Suhardi yang didampingi Kepala Markas Cabang PMI Manggarai Barat Libertinus Banggur.
Ketua PMI Manggarai Barat Yosef Suhardi mengapresiasi bantuan yang diberikan dan memastikan logistik tersebut akan diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian DPP PRANTARA yang telah memberikan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa. Bantuan ini akan kami distribusikan ke wilayah-wilayah yang membutuhkan, bersamaan dengan penanganan pascagempa, termasuk pemulihan dan trauma healing bagi masyarakat,” ujar Yosef.
Menurut Yosef, penanganan pascabencana tidak hanya menyangkut pemenuhan kebutuhan pangan dan logistik, tetapi juga pemulihan kondisi psikologis warga yang terdampak.
Karena itu, distribusi bantuan akan dipadukan dengan kegiatan kemanusiaan lain, termasuk pendampingan dan trauma healing bagi masyarakat.
Sejumlah wilayah di Kabupaten Manggarai Barat menjadi perhatian dalam pendistribusian bantuan, antara lain Kecamatan Kuwus, Ndoso, Mbeliling, Sano Nggoang, Macang Pacar, Lembor dan Lembor Selatan.
Wilayah Kuwus, Ndoso dan Lembor disebut menjadi salah satu fokus penyaluran karena termasuk kawasan yang terdampak cukup berat.
Kepala Markas Cabang PMI Manggarai Barat Libertinus Banggur mengatakan bantuan yang diterima akan dikelola dan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kami menerima bantuan ini dan selanjutnya akan kami distribusikan kepada masyarakat terdampak sesuai dengan kebutuhan di wilayah masing-masing,” kata Libertinus.
DPP Relawan PRANTARA Indonesia menyatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat dan proses pemulihan pascabencana. (Red)








