• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Rabu, 22 April 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Sudut Pandang

Ramadhan : Sucikan Hati, Bersihkan Jiwa

Redaksi by Redaksi
7 Maret 2025
in Sudut Pandang
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Junaidi Jamsari 

Belum genap sepuluh hari kita menjalani ibadah puasa, kabar duka datang bertubi-tubi. Banjir, kebakaran, dan musibah lainnya menimpa saudara-saudara kita di berbagai kota, termasuk di Provinsi Lampung. Sebagai sesama Muslim dan anak bangsa, kita turut berduka. Semoga mereka yang terdampak diberi ketabahan dan kekuatan untuk melewati cobaan ini.

Ramadhan adalah bulan penuh berkah, bulan yang seharusnya menjadi ajang untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana untuk membersihkan jiwa. Jiwa yang bersih melahirkan sikap dan perilaku yang baik—senang pada kejujuran, takut kepada Allah, dan senantiasa berusaha menjauhi dosa.

BACA JUGA

Oplus_16908288

Emas Kotor dari Way Kanan: Jejak Sunyi yang Berujung di Etalase Kota

12 April 2026

Negara Restui Petani Way Kanan Jadi Tumbal

4 April 2026

Menempa Disiplin dan Ketaatan

Puasa sejatinya adalah latihan untuk menanamkan kedisiplinan dan ketaatan kepada Allah SWT. Selama 24 jam, kita berada dalam suasana religius yang kental. Kita mengendalikan hawa nafsu, mengurangi aktivitas jasmani, dan lebih banyak meluangkan waktu untuk tafakur, shalat tarawih, serta tadarus Al-Qur’an.

Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Baqarah: 183, “Agar kamu bertakwa”, puasa bertujuan menjauhkan manusia dari kejahatan dan mendekatkannya kepada ketakwaan. Dalam QS. Asy-Syams: 8 juga dijelaskan bahwa Allah telah mengilhamkan kepada manusia jalan kejahatan dan ketakwaan, sehingga puasa menjadi momen untuk lebih menguatkan sisi takwa dalam diri kita.

Hati sebagai Pusat Kendali

Hati adalah pusat dari segala perbuatan manusia. Rasulullah SAW bersabda, “Dalam tubuh manusia ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh perbuatannya. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh amalannya.” Itulah hati atau qalbu.

Puasa adalah sarana untuk memperbaiki hati, membangun iman yang kokoh, serta menyelaraskan keyakinan, ucapan, dan perbuatan. Seperti sabda Rasulullah SAW:

“Al-imanu aqdun wa tashdiiqu bil qalbi, wa iqraarun bil lisaan, wa ‘amalun bil arkan.”

Artinya, iman itu tertanam di hati, diucapkan dengan lisan, dan diwujudkan dalam amal perbuatan. Maka, puasa bukan hanya soal menahan lapar, tetapi juga mengendalikan bisikan hati agar tetap lurus dalam keimanan.

Belajar dari Ikan di Lautan

Ada satu pelajaran berharga dari kehidupan ikan di laut. Mereka hidup di air yang asin, tetapi tubuhnya tetap tawar. Artinya, mereka tidak terpengaruh oleh lingkungannya. Begitu pula dengan kita. Dalam kehidupan ini, banyak godaan dan tantangan yang bisa menggoyahkan iman. Namun, jika hati kita tetap terjaga, kita tidak akan larut dalam keburukan.

Marilah kita manfaatkan Ramadhan ini untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, menyucikan hati, dan membersihkan jiwa. Dengan begitu, semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih disiplin, dan lebih bertakwa.

Previous Post

BPBD Bandar Lampung Evakuasi Pohon Tumbang di Teluk Betung Timur

Next Post

Sepekan Menjabat, Bupati Pesisir Barat Lantik Kakak Ipar Jadi Pj. Sekda

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Negara Restui Petani Way Kanan Jadi Tumbal

4 April 2026

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

Rakercab PERADI SAI Bekasi Raya Tekankan Profesionalisme dan Integritas Advokat

18 April 2026

‎Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas ‎ ‎

24 Desember 2025

SOKSI Kota Bekasi Deklarasi Dukungan Mutlak untuk Ranny Fahd Arafiq di Musda Golkar

11 April 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.