Trenggalek, Jelajah.co – Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki bersama Direktur LBH LIRA Agus Trianta melakukan peninjauan ke kebun kopi milik Kelompok Tani Kopi Sengunglung di Desa Pule, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, Selasa (02/06/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memetakan potensi kopi Trenggalek sebagai komoditas unggulan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.
Dalam peninjauan tersebut, turut dibahas peran perkebunan kopi dalam program Environmental Carbon (E-Karbon) sebagai upaya mitigasi perubahan iklim, pelestarian sumber air, serta langkah antisipasi terhadap ancaman longsor dan kekeringan di wilayah pegunungan.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki mengatakan pihaknya siap mendukung berbagai program yang berpihak kepada petani, termasuk pengembangan komoditas kopi sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat desa.
“Polres Trenggalek berkomitmen mendukung program pemerintah yang berpihak kepada petani. Dari sisi kamtibmas, kami siap mengawal program ketahanan pangan mulai dari hulu hingga hilir agar hasil kopi masyarakat dapat dipasarkan dengan aman dan memiliki nilai jual yang layak,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur LBH LIRA Agus Trianta menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan hukum maupun administrasi kepada kelompok tani guna memperkuat legalitas dan pengembangan usaha perkebunan kopi.
Menurutnya, kebun kopi tidak hanya memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya air.
“Perkebunan kopi ini merupakan aset ekonomi sekaligus penyerap karbon yang mendukung program penyelamatan hutan melalui skema E-Karbon. Selain menghasilkan nilai ekonomi, keberadaan tanaman kopi juga membantu menjaga ketersediaan air bersih saat musim kemarau dan mengurangi risiko longsor saat musim hujan,” kata Agus.
Ia menambahkan, pihaknya siap membantu kelompok tani dalam pengurusan legalitas organisasi serta pengembangan skema kredit karbon yang berpotensi memberikan manfaat tambahan bagi petani.
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Perhutani dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Mereka berharap sinergi antara Perhutani, LMDH, Polres Trenggalek, LBH LIRA, Kodim 0806 Trenggalek, serta kelompok tani dapat meningkatkan kesejahteraan petani kopi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan peninjauan turut dihadiri Pelaksana Tugas Camat Pule, Budi Supriyanto, yang menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pengembangan perkebunan kopi sebagai salah satu potensi unggulan daerah.
(Kaperwil Jatim)







