Oleh: A Zahriansyah A Ma (Calon Ketua DPD KNPI Kabupaten Pesawaran)
Pemuda selalu menjadi bagian penting dalam setiap perjalanan bangsa. Sejarah Indonesia membuktikan bahwa perubahan besar tidak pernah lahir dari sikap apatis, melainkan dari keberanian para pemuda yang memiliki gagasan, semangat, dan kecintaan terhadap tanah air.
Hari ini, ketika bangsa Indonesia memasuki era yang penuh tantangan dan persaingan global, peran pemuda menjadi semakin strategis. Kemajuan teknologi telah membuka banyak peluang, namun di saat yang sama juga menghadirkan ancaman berupa lunturnya nilai-nilai kebangsaan, meningkatnya individualisme, hingga berkurangnya kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dalam kondisi seperti inilah Pancasila hadir sebagai cahaya yang menerangi arah perjalanan generasi muda.
Pancasila bukan sekadar dasar negara yang tertulis dalam konstitusi. Pancasila adalah nilai hidup yang harus tumbuh dalam pikiran, sikap, dan tindakan setiap anak bangsa. Di dalamnya terkandung semangat ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial yang menjadi fondasi kokoh bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pemuda yang memahami Pancasila akan tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter kuat. Mereka tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang mengancam persatuan bangsa. Mereka juga tidak mudah terpecah oleh perbedaan suku, agama, budaya, maupun pilihan politik.
Di tengah derasnya arus informasi yang sering kali memicu polarisasi, Pancasila mengajarkan bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk bermusuhan. Sebaliknya, keberagaman adalah kekuatan yang harus dirawat bersama.
Sebagai generasi penerus, pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton perubahan. Pemuda harus menjadi pelaku perubahan. Mereka harus hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi, menggerakkan kegiatan sosial, membangun kreativitas, serta menjadi pelopor persatuan dan pembangunan.
Kabupaten Pesawaran, seperti daerah-daerah lain di Indonesia, memiliki potensi besar yang dapat berkembang apabila pemudanya mampu mengambil peran. Potensi wisata, pertanian, perikanan, ekonomi kreatif, hingga dunia digital membutuhkan sentuhan inovasi dan energi kaum muda. Namun semua itu hanya akan memberikan manfaat jika dibangun di atas nilai-nilai kebangsaan yang kuat.
Pancasila menghidupkan pemuda karena memberikan arah dalam setiap langkah. Ia mengajarkan bahwa keberhasilan bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang kontribusi bagi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan pengabdian.
Oleh karena itu, momentum Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi seluruh generasi muda untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Pemuda Indonesia harus menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Masa depan Indonesia berada di tangan pemudanya. Ketika pemuda hidup dengan semangat Pancasila, maka bangsa ini akan memiliki fondasi yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan zaman.
Pancasila tidak hanya menjadi pedoman hidup bangsa. Pancasila adalah energi yang menghidupkan pemuda, dan dari pemuda yang berjiwa Pancasila itulah masa depan Indonesia akan terus tumbuh, bergerak, dan berjaya.
(Red)








