• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Senin, 2 November 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

LSM Rubik Minta DLH Lampung Selatan Bertindak, Pabrik Karpet Telur Diminta Ditutup

Redaksi by Redaksi
30 Juli 2026
in Lampung
A A
Oplus_16908288

Oplus_16908288

Share on FacebookShare on Twitter

LAMPUNG SELATAN, Jelajah.co – Desakan agar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan segera mengambil tindakan terhadap operasional pabrik karpet telur di Desa Hajimena, Kecamatan Natar, terus menguat. Kali ini, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Restorasi Untuk Kebijakan (RUBIK) meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Selatan segera turun tangan menyikapi keluhan warga yang mengaku terganggu oleh bau yang diduga berasal dari aktivitas pabrik tersebut.

Ketua LSM RUBIK, Feri, mengatakan pemerintah daerah tidak boleh membiarkan persoalan yang telah lama dikeluhkan masyarakat terus berlarut-larut tanpa penyelesaian yang jelas.

Menurutnya, DLH Lampung Selatan harus segera melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi yang sebenarnya sekaligus mengambil langkah sesuai ketentuan apabila ditemukan adanya pelanggaran.

BACA JUGA

Dugaan Pungli, Jual-Beli Blok hingga Sewa HP Disorot, ALAM BAKA Tantang Seluruh Kalapas Buka Suara

2 November 2026

RSPTN Harus Menjadi Pusat Kesehatan, Riset, dan Pendapatan Unila

2 November 2026

“Kami meminta DLH Lampung Selatan segera bertindak. Jika memang ditemukan pelanggaran atau aktivitas pabrik terbukti merugikan masyarakat dan tidak memenuhi ketentuan yang berlaku, kami meminta operasional pabrik dihentikan atau ditutup sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” tegas Feri, Kamis (30/7/2026).

Feri menilai pemerintah daerah harus hadir memberikan kepastian kepada masyarakat yang selama ini mengaku terdampak. Menurutnya, keluhan warga yang terus berulang tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa.

Ia juga meminta DLH tidak hanya mengandalkan dokumen yang dimiliki perusahaan, tetapi melakukan pemeriksaan langsung di lapangan, terutama pada waktu ketika warga mengaku bau paling sering muncul.

Sebelumnya, warga Perumahan Hajimena Garden mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pihak perusahaan terkait bau yang diduga berasal dari aktivitas pabrik karpet telur. Meski perusahaan menyatakan tengah melakukan perbaikan blower dan memasang peredam, warga menilai hingga kini belum ada perubahan yang signifikan.

Sebelumnya, Camat Natar Eko Irawan juga mengaku terkejut saat mengetahui pabrik tersebut masih beroperasi. Menurutnya, pihak kecamatan telah beberapa kali memberikan teguran kepada pengelola pabrik karena persoalan bau yang dikeluhkan warga. Camat juga menyatakan bahwa, sepengetahuannya, pabrik telah memiliki izin lingkungan, namun izin operasional belum dimiliki.

Hingga berita ini diterbitkan, Jelajah.co masih mengupayakan konfirmasi kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Selatan terkait tindak lanjut atas desakan tersebut, serta kepada pihak CV Alam Prima Terpadu mengenai tanggapan atas pernyataan LSM RUBIK. (Red).

Previous Post

Sidang Praperadilan Enam Debt Collector Masuk Tahap Pemeriksaan Saksi dan Ahli

Next Post

Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah di Tabak Kanilan, Diduga Akibat Truk Sawit Bertonase Tinggi

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

ASN Barsel Diminta Segera Pindah KTP, BKPSDM Ingatkan Batas Akhir Oktober

4 Oktober 2026

UIN RIL Nobatkan Duta Raden Intan 2026

2 Mei 2026

Tapis dan Piil Pesenggiri: Menjahit Masa Lalu untuk Masa Depan Lampung

11 Agustus 2025

Berkedok Wahana Anak, Gelper di Batam Diduga Jadi Arena Judi

13 Maret 2026

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

Disdik Barito Selatan Luncurkan Link Aduan Pendidikan, Pengelolaan Dana BOS hingga PIP Jadi Sorotan

12 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.