TUBAN, Jelajah.co – Menjelang pelaksanaan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Tahun 2026, Polres Tuban bersama Pemerintah Kabupaten Tuban, TNI, dan jajaran SH Terate memperkuat koordinasi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi pengamanan yang digelar di Mapolres Tuban. Kegiatan itu dipimpin Wakapolres Tuban Kompol Supiyan mewakili Kapolres Tuban dan dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Kodim 0811 Tuban, organisasi perangkat daerah (OPD), KONI Tuban, pengurus SH Terate Cabang Tuban, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Kompol Supiyan menegaskan bahwa pengesahan warga baru SH Terate merupakan agenda tahunan yang memiliki nilai budaya, spiritual, dan emosional bagi seluruh anggota. Karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi semua pihak untuk menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung.
“Rapat koordinasi ini sangat strategis untuk menyamakan persepsi, membangun komitmen, serta memperkuat sinergi seluruh pihak agar prosesi pengesahan warga baru SH Terate berjalan aman, tertib, dan sukses,” ujar Supiyan.
Menurutnya, Polres Tuban telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, mulai dari pemetaan titik rawan, penyusunan pola pengamanan terpadu, hingga penguatan koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, dan pengurus organisasi pencak silat tersebut.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang peringatan Tahun Baru Islam 1 Suro yang bertepatan dengan agenda pengesahan warga baru PSHT.
“Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi menjadi kunci utama agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala,” katanya, Jumat (12/06/2026).
Sementara itu, Ketua SH Terate Cabang Tuban Kangmas Lamidi mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya akan mengesahkan sekitar 1.079 calon warga baru. Seluruh prosesi dijadwalkan berlangsung di Padepokan SH Terate Cabang Tuban.
Untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, pihaknya telah melakukan konsolidasi internal dengan melibatkan ketua ranting, pelatih, hingga koordinator rayon yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Tuban.
“Kami telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar tidak melakukan konvoi maupun kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Kami berkomitmen mendukung terciptanya pengesahan yang aman dan kondusif,” ujar Lamidi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Polres Tuban, Kodim 0811 Tuban, Pemerintah Kabupaten Tuban, serta seluruh pihak yang turut mendukung pengamanan kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan pengesahan warga baru tidak hanya menjadi tanggung jawab organisasi, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh komponen masyarakat.
Melalui sinergi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan organisasi pencak silat, pelaksanaan pengesahan warga baru SH Terate Tahun 2026 diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjadi momentum mempererat persaudaraan serta menjaga kondusivitas daerah.
(Red)








