BANDAR LAMPUNG, Jelajah.co – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menggelar Seminar Hukum Nasional yang mengangkat isu integritas pembentukan undang-undang, evaluasi sistem pemilu, serta efektivitas tata kelola pemerintahan daerah.
Seminar bertema “Quo Vadis Hukum Indonesia: Menyoal Integritas Proses Pembentukan Undang-Undang, Evaluasi Sistem Pemilu, Antara Pragmatisme Politik, Efisiensi Anggaran, dan Efektivitas Tata Kelola Pemerintahan Daerah” itu berlangsung di Gedung Serba Guna Fakultas Syariah, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan menghadirkan akademisi Universitas Lampung, M. Iwan Setiawan, S.H., M.H., serta Anggota DPRD Provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, S.H.I., M.H., sebagai narasumber. Seminar diikuti mahasiswa dan peserta umum sebagai ruang diskusi mengenai perkembangan hukum, demokrasi, dan sistem ketatanegaraan di Indonesia.
Seminar dibuka oleh Wakil Dekan I Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. Liky Faizal, S.Sos., M.H., yang mewakili Dekan Fakultas Syariah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk membentuk mahasiswa yang kritis, mampu berdialog secara ilmiah, serta peka terhadap berbagai persoalan hukum dan demokrasi.
Menurutnya, tema seminar sangat relevan dengan dinamika ketatanegaraan saat ini, khususnya dalam mengevaluasi proses pembentukan undang-undang dan sistem pemilu pascapemilu. Ia juga mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang tetap mampu menyelenggarakan seminar nasional meski di tengah keterbatasan anggaran.
Ketua Pelaksana, Putrawan Halmi Juliza, mengatakan seminar tersebut diharapkan menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa dan masyarakat dalam melihat arah perkembangan hukum dan demokrasi Indonesia. Melalui forum ilmiah ini, berbagai gagasan dan rekomendasi diharapkan dapat lahir sebagai kontribusi akademik terhadap perbaikan sistem hukum nasional.
Sementara itu, Ketua HMJ Hukum Tata Negara, M. Faqih Ilham Kusesi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya seminar. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud kontribusi mahasiswa dalam memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap isu-isu hukum dan politik yang berkembang di Indonesia.
Dalam sesi diskusi, para narasumber mengulas berbagai tantangan dalam proses pembentukan undang-undang, kualitas demokrasi, serta pentingnya tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas. Pembahasan juga menyoroti perlunya penyelenggaraan pemilu yang tidak hanya memenuhi aspek prosedural, tetapi juga menjunjung tinggi integritas dan kepentingan publik.
Melalui seminar ini, Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung berharap dapat terus mendorong tumbuhnya budaya akademik yang kritis, memperkuat literasi hukum di kalangan mahasiswa, serta menghadirkan kontribusi pemikiran bagi pengembangan sistem hukum dan demokrasi di Indonesia.
Red








