• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Senin, 17 Agustus 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Jakarta

Festival Cap Go Meh di Glodok: Jakarta Rumah bagi Keberagaman

Redaksi by Redaksi
12 Februari 2025
in Jakarta, Pemerintahan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Jelajah.co – Gemerlap lampion menghiasi Pancoran China Town, Jakarta Barat, saat Festival Cap Go Meh menutup rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, Rabu (12/2). Pj. Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi menegaskan, Jakarta adalah rumah bagi semua etnis dan budaya.

“Festival Cap Go Meh ini bukti bahwa Jakarta adalah kota yang bisa menjadi rumah bagi kita semua. Akulturasi budaya seperti ini menciptakan harmoni, persatuan, dan kebersamaan,” kata Teguh.

Ia mencontohkan lontong Cap Go Meh sebagai kuliner hasil perpaduan budaya Tionghoa dan Nusantara. Tradisi Cap Go Meh juga dikenal dengan Festival Lampion yang melambangkan harapan dan kebahagiaan.

BACA JUGA

PRANTARA Indonesia Galang Bantuan untuk Korban Bencana di NTB dan NTT

15 Agustus 2026

Geruduk Danantara, ALAM BAKA Desak Audit Aset PTPN I dan Evaluasi KDMP-KNMP Lampung

13 Agustus 2026

“Seperti lampion yang melambangkan harapan, semangkuk lontong Cap Go Meh pun menyimpan makna keberuntungan, panjang umur, dan kesejahteraan,” imbuhnya.

Festival ini turut menghadirkan stand UMKM Jakpreneur dan berbagai pertunjukan seni, seperti tarian Betawi, angklung, barongsai, liong, tanjidor, ondel-ondel, gambang kromong, serta penampilan spesial dari Hitadewi Abhassara, juara kompetisi lagu Mandarin.

Ketua INTI DKI Jakarta, I Wayan Suparmin, menilai Cap Go Meh di Glodok adalah bagian penting dalam menyongsong 500 tahun Jakarta. “Denyut nadi kehidupan etnis Tionghoa di Jakarta berawal dari kawasan ini,” ujarnya.

Hadir dalam acara tersebut Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Pramono Anung-Rano Karno, mantan gubernur Jakarta Sutiyoso, Fauzi Bowo, dan Anies Baswedan, serta sejumlah pejabat lainnya.

Pemprov DKI berkomitmen terus mengembangkan potensi budaya dan pariwisata di Jakarta. “Kami yakin gubernur dan wakil gubernur terpilih bisa mewujudkan Jakarta sebagai kota inklusif, maju, nyaman, layak huni, dan berkeadilan,” tegas Teguh. (Kahfi)

Previous Post

AKAR Lampung Sambut Komisi II DPR RI, Soroti Konflik Agraria yang Berlarut

Next Post

Pemprov DKI Perluas Program Makan Bergizi Gratis, Targetkan 557 SPPG

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Warga Muara Malungai Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang, Sampaikan Protes Kondisi Jalan Rusak; PUPR Barsel Turunkan Alat Berat

8 Agustus 2026

Pemkab Barsel Pastikan Gaji PPPK Tetap Aman Ditengah Efisiensi

11 Agustus 2026

213 Pejabat Pemkab Barsel Dilantik, 111 Promosi dan 55 Mutasi

12 Agustus 2026

Ketua LPLHN Kalimantan Tengah Nanang Suhaimi Meninggal Dunia

18 Juli 2026

7 Bulan Hak Belum Dibayar, Eks Karyawan Tahan Unit Hauling Batubara di Barito Selatan

20 Juli 2026

Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah di Tabak Kanilan, Diduga Akibat Truk Sawit Bertonase Tinggi

30 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.